Jumat, 28 Oktober 2011

Menunggu 08.08

Dan setiap jejak-jejak yang ia berikan, tak satupun yang tak kuingat. Sementara yang lain menunggu, aku masi tenang, masih berharap. Diam memang tak menyelesaikan masalah, namun apa yang harus kuperbuat?

Sudah lelah aku berlari,
sudah lelah berpura-pura
dan sudah lelah menanti.

Angka itu, seakan mengajakku kembali pada masa lalu, menjadi boss yang mengambil alih pikiranku. Angka yang indah itu, mengajari banyak hal. Demikian layaknya sang pemilik inisial.
Aku terpaku, sampai hujan benar-benar reda, dan aku membenahi hati. Berpaling memang sulit, melemahkan dan tidak memberdayakan.
Disini aku bertanya, apa aku masih pantas? mendekati dan belajar darimu lagi.

"membosankan menunggumu itu, bodoh!"
Mimpi buruk masa silam, tak berujung.

Aku memutuskan tetap menunggu.
Meski yang ditunggu tak kunjung datang.
Hingga takdir merubah semuanya.




catatan bodoh
14Okt2011
22.04 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar