Tampilkan postingan dengan label What's on my Mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label What's on my Mind. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juni 2012

#PUNK, the Community With Attitude

Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata PUNK? Anarkis? Sampah masyarakat? Atau sekedar pengekspresian diri? Bisa saja semua itu benar, tapi tentu harus melihat dari segi mana penilaian kita. Mungkin bagi sebagian besar dari kalian sering menjumpai komunitas ini di sekitar lampu merah, atau bahkan konser-konser yang marak digelar di kota-kota besar.
Sebenarnya Punk adalah sebuah aliran musik yang lahir di Inggris. Saya sendiri memang bukan bagian dari mereka, tapi saya sangat respect dengan mereka.
Punk bukan hanya komunitas dengan style rambut mohawk, baju sobek-sobek atau memakai pierching. Tapi Punk adalah gambaran jiwa seseorang yang sangat dekat dengan kesolid-an antar anggotanya. Mereka menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghormati kawan. 
Punk itu mandiri, Punk bukan penindas rakyat kecil dan mereka juga bukan kriminal. Punk bisa dikatakan gerombolan anak-anak pemberontak ketidakadilan, penindas kapitalisme yang anti kemapanan. Punk bukan tidak mempunyai keluarga, bahkan banyak dari golongan mereka berasal dari keluarga berada.
Punk mencintai kebebasan dalam mengekspresikan keinginan, mereka yang kreatif banyak menciptakan lagu-lagu yang berisi sindiran untuk Pemerintah yang tidak mengerjakan tugasnya dengan baik agar mereka sadar, mereka dipilih untuk mensejahterakan, bukan malah menelantarkan rakyat miskin. 
Mungkin aparat-aparat tidak bertanggung jawab akan menjudge mereka sebagai perusuh yang tidak mempunyai sopan santun, karena mereka tidak tahu sisi positif dari anak-anak Punk! Yang ada dipikirannya hanya uang dan kebahagiaan pribadi.
Saya ingin masyarakat dan orang-orang yang mempunyai kekuasaan tinggi di Indonesia mengubah paradigmanya terhadap Anak PUNK, tidak semena-mena dan tidak memandang sebelah mata mereka. Karena saya lebih memilih menjadi Punk yang dilecehkan, daripada menjadi maling-maling besar yang dilindungi.

Jumat, 01 Juni 2012

Helooo June!

Huaaaahh... Ga kerasa udah lama banget gue ga ngepost di blog ini, mungkin udah layu nih blog kalo dimisalkan sebagai tanaman. -____- Yah, maklum lah gue orang yang agak sibuk akhir-akhir ini ngisi acara di sekolah, karena yaaa... Kakak-kakak kelas gue mengalami hal yang bakal gue lakuin tahun depan *amin. WISUDA!!! Tapi itu udah berlangsung kemaren, 31 Mei 2012 :)) not bad. Tapinya gue ga liat sampek habis karena di tempat itu sungguh sangat membosankan, akhirnya yaa setelah ngisi acara gue foto-foto bentar disitu trus langsung cabut.

And well, gue kangen nulis disini ya akhirnya terlaksanalah (mumpung nggak males). 1 Juni hari lahirnya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang sedikit demi sedikit menghilang dari jiwa penerus bangsa ini, semoga gue nggak (apa hubungannya?). Sedikit mengingatkan kalian lah, meskipun tujuan gue nulis bukan membahas tentang Pancasila.

Yap, terakhir nulis bulan Februari ya, berarti udah sekitar 4 bulan gue nggak ngobrak abrik tempat curhat kedua ini :). Eh syeeettss... Beberapa hari ini gue kepikiran pengen punya anak kembar cowok, hmmm... What do you think? Hahaha gila lo, masih kelas 11 udah mikirin jadi emak-emak yang kesana sini gendong bayi kembar. Wekekekekekekeek, #abaikan. Eh tapi iya loh, kemaren gue ama temen-temen abis kelar wisuda, (re: ngisi acara wisuda) gue jalan-jalan di suatu tempat belanja busana terkenal di kota Pandaan. Huahahahahah. Disana gue nemu peralatan bayi dari mulai pakaian, sampek tudung buat nutupin anak bayi kalo lagi tidur, dan itu lucu banget! Bukan bayinya, tapi gambarnya yang unyu-unyu. Disitu gue mikir, bahagia kali ya punya anak. Trus gue bilang ke temen-temen kalo gue punya anak kembar cowok, mereka malah ketawa. Apanya yang lucu coba? 



Keluar dari situ gue jajan baso di depan sebuah toko alat-alat rumah tangga. Dan apa yang gue pikirin? GUE PENGEN BELI ITU SEMUA!! Trus gue punya rumah yang sederhana tapi nyaman bareng suami, sama 2 anak kembar gue. Keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Amin, etsss tapi gue pikir-pikir lagi. Gue cowok aja nggak punya, trus mau nikah sama siapa? Gue udah putus dari pacar terakhir gue sebulan yang lalu dan sekarang belum dapet penggantinya, oke maka dari itu sekarang gue nggak cuman pengen punya anak kembar cowok, tapi gue juga pengen dapet pacar! 


Gue pengen banget punya pacar bulan ini, hohoho. makanya tadi malem pas pergantian bulan, gue ganti PM BlackBerry Messenger gue jadi "#JuneWish, get a boyfriend ;;)" Ini nih >>>>




Trus juga gue ngetweet di twitter gue, kayak gini >>>>



Karena gue bener-bener serius pengen punya cowok bulan ini, gue berharap buangeeet. Ini gue nggak main-main loh, biasanya gue ga terlalu pengen punya pacar karena selain akan menghabiskan waktu gue buat mikirin dia, juga bakal menghabiskan duit gue buat beli pulsa! Tapi emang beberapa bulan ini banyak temen gue yang jadian, dan parahnya sobat gue balikan sama mantannya! Gue envy!! Gue juga mau!! *nangis ngerokin kuda laut*. Bukan sembarangan punya pacar sih, milih-milih juga, gak asal tembak langsung terima. Hahahahahahahahaha.

Ya udah deh gitu aja, intinya ntar kalo beneran gue jadian bulan ini gue bakal posting lagi disini sambil nraktir elo elo semua permen Yupi atu-atu, kalo nggak berarti gue belum beruntung. HAHAHAHAHAHA.

Senin, 20 Februari 2012

Tentang AKU dan Si Penyebab Rinduku

Entah, ini sudah keberapa kalinya aku membuat notes. Yang pasti isi dan tujuannya adalah tentang KAMU.

Berawal dari ketidak tahuanku, dan ketidak tahuanmu. Kita sama-sama dipertemukan oleh jejaring sosial Facebook. Hahaha. Ini konyol, aku menambahkanmu sebagai teman karena kamu kakak kelasku. Padahal yaah, aku belum tahu kamu itu yang mana, maklum aku baru jadi murid di SMA favorit itu. Dan aku tidak terlalu memperhatikanmu.

Add as Friend → Confirm → selesai.

Entah tanggal berapa ditahun 2011 aku membuat status tentang mantan dari pacarku. Yang intinya aku tidak suka dengan gayanya. Haha she's like a bitch.

Dan pada saat itu juga, kamu mengomentari statusku itu! PERTAMA KALINYA.

Biasa saja. Itu yang pertama kurasakan, seperti sebelum-sebelumnya. Waktu orang lain mengomentari statusku.

Status terbaruku lainnya.
Kamu mengomentarinya lagi, mungkin kamu tahu kalau aku adalah adik kelasmu. ☺

Kita disitu saling balas membalas komenan. Saling tanya menanya, bercanda. Jujur, aku senang bisa berkenalan dengan kakak kelasku.

Disitu aku mulai mencari info-info tentangmu. Dan berhasil!

Kamu adalah anak kelas 12 ✓
Kamu teman sekelas dari kakak sepupu sahabatku ✓
Aku tahu nama aslimu siapa ✓

Terkesan sangat ambigu. Hahaha.

Lanjut, kita juga makin dekat dan akrab dari komenan-komenan kita disana. Aku memanggilmu, mas !*#?@. Aku tahu kamu bingung darimana aku tahu nama aslimu, aku bilang, aku cuma nebak aja :)
Padahal sebenarnya aku sudah mengantongi beberapa informasi tentang dirimu saat itu.

Tepat pada satu hari dimana kamu minta nomor handphoneku. Yeah! Aku seneng banget. Dan malam-malamku kulalui dengan ber-smsan ria denganmu.


Di sekolah,

Saat itu aku masih kelas 10. Dan baru masuk sekolah itu sekitar 7 bulan. Aku beberapa kali bertemu sosokmu disana, berharap kamu juga mengenali aku.


Lambat laun waktu berjalan tumbuh rasa yang aku sudah tahu itu apa. Tapi aku diam saja, memendam dan hanya membicarakannya pada sahabat-sahabatku.


Emm iya, kamu belum tahu aku yang mana kan? Meskipun kita sudah sering smsan tapi aku belum berani menyapamu lebih dulu. Aku janji, aku akan mendukungmu saat kamu tampil di pensi sekolah kita tanggal 19 Februari 2011 nanti. Dan kamu akan tahu aku.


19 Februari 2011, Gedung Senkuko

Aku belum melihatmu. Padahal kamu tahu? Sehari tanpa melihat wajahmu itu sama seperti sehari menahan kencing :D. Huehehehe.

Aku nekat! Sms kamu duluan, padahal biasanya kamu yang sms aku dulu.

Smsku waktu itu..

Aku: "kamu gak ke senkuko tah mas?"

Dia: "iya kesana dek, tp paling agak siangan cz aku mainnya siang"

Aku: "oh, makanya aku gak liat kamu. Jam berapa kesini?"

Dia: "paling jam 11an"


Jam 10.30 kamu sudah mulai kelihatan. Dan pandanganku gak pernah berpaling darimu. Suer!

Kesana kesini, mataku ngikutin kamu. Gak pernah mau kehilangan sosokmu sedetikpun.

Mondar-mandir kesana-sini, yaitu kamu :) gak pernah bisa diam. Dan tepat saat itu kamu duduk di depanku! Aku pengen banget nyapa. Tapi lagi-lagi keberanianku dikalahkan ketakutanku.

Setelah kamu pergi, aku baru berani sms kamu lagi.

Aku: "eh tadi kamu duduk didepanku kamu gak tau?"

Dia: "loh iya tah dek? Gak tau aku beneran. Gitu gak nyapa."

Aku malu....


Sekitaran jam 1 kamu mulai naik ke atas panggung, sesuai janjiku aku bakalan ndukung kamu. Aku ikut di gerombolan anak lagi-laki sebelah panggung. Sebenarnya aku malu, aku sendiri yang cewek disitu. Akhirnya aku mengajak Dina, temanku.

Kita sempet tertawa-tawa, karena mic yang kamu pegang jatuh huahahaha. Sumpah kalo inget itu aku jadi senyum-senyum sendiri.

Pertama kamu menyanyikan lagu "KAU" yang beraliran punk, kesukaanmu. Aku tahu lagu itu, tapi gak hafal. Pokoknya ikut jingkrak-jingkrak.

Lagu kedua, "Equality". Aku kaget ternyata selain bisa nyanyi, main gitar, kamu juga bisa mainin harmonika! Salut. Nambah lagi kekagumanku sama kamu. Aku lupa kalo waktu itu aku sudah punya pacar. Bahkan aku pun gak menggubris meskipun dia, sms, telfon. Otakku sudah terisi kamu.

Waktu kamu nyanyiin Equality aku dan Dina ikut bernyanyi, maklum kita sudah hafal betul dengan lagunya karena di kelas kami teman-teman sudah sering menyanyikannya.

Dengan tanpa malu aku beberapa kali mengambil gambarmu dengan handphone Sony Ericssonku. Hahaha kalo diinget-inget sekarang malu bangeeeet.

Kamu yang di atas panggung mendekati gerombolan kita yang ada di bagian pinggir. Sambil memberikan mic agar kita ikut bernyanyi. Bodohnya, Dina memanggil-manggil namamu sampai kamu menoleh ke arah kita dan Dina menunjuk-nunjuk ke arahku agar kamu tahu kalo aku yang selama ini smsan sama kamu.

Seneng banget campur malu banget. Jadi apa yaa? Hahaha.

Capek loh habis jingkrak-jingkrak. Tapi puas udah bisa nunjukin diriku yang sebenernya. ☺

Hapeku getar, sms dari kamu!!

#kaget
Dia: "aku skrg di tangga dek, km sinio"

Aku: "sudah tau aku kan mas?"

Dia: "udah, sinio selak aku pulang"

Aku: (bingung)

kata temen-temen sana aja, daripada nyesel.

Oke aku nurut mereka, aku kebawah nemui kamu. Sumpah rasanya campur aduk, baru pertama kali ngobrol sama kamu!


Malemnya, gara-gara kecapekan aku langsung tidur, hape aku charge dalam keadaan mati.
Besok nya, banyak banget sms yang masuk. Dan dua diantaranya adalah smsmu. Sumpah aku seneng banget!

Hari itu Minggu 20 Februari 2011. Aku dan temanku Ipow jalan-jalan ke ledug rumah kakaknya, disana aku cerita banyak tentangmu kemarin. Dan tanpa diduga ternyata kakaknya Ipow adalah temanmu SMP dulu. Hmm disitu aku jadi bahan olokan gara-gara kedekatanmu denganku. (˘o ˘")

Tapi disisi lain aku bingung, aku masih punya pacar tapi sejak aku kenal kamu, rasa cintaku ke pacarku hilang, habis, musnah. Ini aneh padahal masa pacaranku dan dia udah hampir menginjak usia 8 bulan.

Malam harinya hal yang aku ingin dan tidak ku inginkan akhirnya terjadi juga.

Kamu nyatain cinta ke aku!!

Aku seneng pake' BANGET.

Rasanya pengen bilang iya aja. Tapi aku juga masih mikir tentang pacarku. Sebelumnya aku sudah minta pendapat ke temen-temen aku harus gimana. Kembali lagi, itu urusanku, aku yang nentuin yang paling baik buat aku sendiri.

Aku memintamu menyatakannya lagi esok hari di sekolah. Kamu setuju.

Malam itu juga aku mengakhiri masa pacaranku dengannya. Demi kamu! Meskipun aku tahu kamu gak pernah memintanya.
Itu sudah jadi keputusanku.
Aku juga gak nyesel.

21 Februari 2011, hari jadian kita.
Esoknya, lupa jam keberapa kelasku dan kelasmu ada jam kosong.
Kamu sms aku, akan datang ke kelasku.
Aku deg-deg'an banget. Panas dingin campur aduk.
Huaaahh.. Akhirnya aku melihat batang hidungmu, kamu datang bersama temanmu.
Tambah mendidih darahku. Sampai semua teman sekelasku ikut bingung.
Akhirnya aku keluar kelas. Sambil malu-malu. Sumpah malunya gak dibuat-buat.
Kamu ngajak aku duduk di depan kelas XF. Seneng banget rasanya duduk sebelah kamu.
Kamu mulai bertanya-tanya ke aku. Bagaimana dengan pacarku? Gimana jawaban pertanyaan yang kemarin?

Disitu aku menghela nafas panjang, aku memang mancintaimu mas, sangat. Tapi secepat inikah kita melanjutkan hubungan lebih dari sekedar teman?
Kamu bilang, kita jalanin aja dulu, kalo aku gak srek sama kamu, aku bisa langsung memutuskan hubungan kita. Dengan nafas yang panjang lagi akhirnya aku mengangguk. Iya.

Kamupun tersenyum, tapi hatiku lebih tersenyum lagi. Aku bahagia, bisa berpacaran denganmu, yang notabenenya banyak yang ngefans. Aku beruntung lho saat itu. Aku juga gak tahu kenapa kamu malah memilih aku?

Ternyata hubungan kita gak selamanya lurus, 1 bulan berjalan sering ada pertengkaran yang berujung baikan. Dan pending yang menyiksa! "Rumahmu miskin sinyal, sayang!"

Selalu itu kata-kataku ke kamu.

Hampir menginjak 2 bulan.
Perhatian yang dulu aku dapatkan darimu mulai berkurang sedikit demi sedikit. Aku gak tahu apa yang salah dariku?
Tepat seminggu sebelum anniversary kita yang ke 2 bulan aku dapet kecelakaan. Dan kamu belum tahu itu.

Dia: "yang"

Aku: "iya apa?"

Dia: "lagi apa?"

Aku: "aku kecelakaan yang dibonceng temenku"

Dia: "loh iya ta? Dimana?"

Aku: "prempatan by pass"

Tapi yang aku dapatkan apa? Gak ada sedikitpun perhatian yang detail darimu. Sebentar, hanya beberapa sms saja. Aku merasakan betul perubahan didirimu.


18 April 2011

Seharian kamu gak sms aku sama sekali. Aku kangen kamu (ʃ˘̩̩̩_˘̩̩̩ƪ)
Kamu baru sms aku sekitaran maghrib dan ternyata kamu langsung meminta kita mengakhiri saja hubungan ini, karena kita gak sejalan lagi. Aku setuju, gak baik juga memaksakan cinta seseorang.

Kamu tahu? Aku sangat terpukul, entah apa yang aku rasakan saat itu. Bibirku tak kuasa menolak.
Aku sudah cukup sakit dengan kecelakaan tiga hari yang lalu, gak kusangka kamu malah menambah beban hatiku.

Ternyata setelah kita putus kita benar-benar bukan selayaknya teman lagi. Kita gak pernah saling sapa kalo ketemu. Kenapa denganmu? Bencikah kamu denganku? Kamu malu punya mantan sepertiku? Sakit.

Aku menyayangimu, setiap hari pikiranku tak pernah luput dari seseorang bernama indah yang telah membiarkan hari-hariku serasa sunyi. Aku sudah tahu dari awal kalau kamu memang tidak pernah bisa melupakan mantanmu. Tapi tak bisakah kamu membuka hati untuk orang lain? Untukku? Toh dia sudah bahagia dengan pacarnya. Kenapa kamu malah menyakiti dirimu sendiri?

Itu yang ku rasa dan selalu aku pikirkan dari tanggal 18 April 2011 sampai saat ini.

Aku telah menonaktifkan facebook lamaku, dan membuat facebook baru, mengubur sisa kenangan bersamamu dan berniat tidak akan meng-addmu. Aku gila, semuanya gara-gara kamu!

Aku tahu, aku terlalu memikirkanmu, membuatmu malu dengan caraku mencintaimu yang berlebihan, tapi apa kamu nggak ngaca? Kamu juga cinta mantanmu seperti aku mencintaimu kan?

Sekarang kamu membenciku, pake' SANGAT.

Aku paham.
Aku mundur.
Aku tidak akan mengganggumu lagi.
Aku janji.

1 bulan 18 hari itu sebentar lho, tapi aku merasa hatiku berhenti di kamu. Memang, setelah kamu aku berpacaran dengan 2 orang anak lain. Tapi itu nggak bisa menghapus rasaku untukmu.

Senin, 13 Februari 2012
8 hari sebelum anniversary kita yang ke 1 tahun.

Nomor XLku trouble dari pagi sampai sore. Gila banget!
Beberapa pemberitahuan dari hapeku gak aku urus. Maklumlah hari itu jadwalku padet banget, pulang sekolah aku ikut ekskul baruku, karawitan. Pulang dari sana aku dan teman-teman latihan basket sebentar lalu kita makan mie mercon.

Sampai rumah rasanya lelah. Aku berniat akan mendownload beberapa lagu dari ku. Tapi ternyata gak bisa. Terpaksa aku harus mendownload lewat komputer. Iseng-iseng aku membuka emailku karena sudah lama aku tidak membukanya. Ada sekitar 2000an pesan belum terbaca. Terbanyak adalah pemberitahuan dari Facebook.

25 pesan teratas ku delete.

Hingga ada 25 pesan lagi yang harus aku delete ada nickname akun facebookmu yang sudah gak asing lagi di mataku.

%&*!#@@+$*#?$+@#*$\÷=@+$*# ingin menjadi teman anda.

Aku kaget setengah mati! Langsung kuurungkan niatku menghapus semua pesan emailku. Mataku tertuju pada Facebook. Aku log in setelah itu melihat pada permintaan pertemanan. Memang benar! Disitu ada kamu! Kamu menambahkanku sebagai teman? Kamu kan ilfeel denganku? Bagaimana bisa.

Aku bingung bukan kepalang, sms sahabat-sahabatku, ganti PM ввм
Semua gak ngasih aku solusi aku harus gimana. Hanya dua pilihan.
Konfirmasi atau membiarkanmu membusuk disitu.

Malam itu aku meminta pendapat pada kakak-kakak kelasku yang juga temannya. Mereka menyarankan agar aku menerima. Oke aku terima. Tapiii.....

Kamu membatalkannya!! Ya اَللّهُ kebahagiaanku hilang seketika.
Kita mungkin gak akan pernah bisa baikan. Sampai kapanpun, mungkin itu tadi hanya kekeliruan atau ulah jahil temanmu yang sengaja menambahkanku sebagai teman facebookmu.

Hari ini tepat setahun tanggal jadian kita.

Pasti kamu lupa.
Pasti kamu gak perduli.
Karena kamu gak pernah menganggapku.
Gak masalah.
Itu hakmu.
Itu sudah seperti selayaknya.

Pesanku:
Jaga diri yaa.. Jangan ngecewakan ibumu. Lihat beliau yang rela kerja demi kamu. Jangan kecewain Alm. ayahmu juga, mereka pasti seneng kalo kamu jadi orang yang berhasil. Kamu pasti bisa asal kamu tinggalin tuh perilaku-perilaku burukmu. Tapi maaf aku gak bisa memberimu motivasi kayak dulu. Tapi tenang doaku di nadimu :)

Kamu bisa kembali padaku sesuka hatimu, aku selalu menunggumu kok. Sampai aku gak kuat lagi nunggu kamu. :")
Aku juga berdoa kelak kita akan dipertemukan lagi. Jika kita sama-sama telah sadar. Hehehe.



*dari yang tidak pernah berhenti menangisimu
With ♡

Sabtu, 04 Februari 2012

Rain and Saturday

Aku yang membenci hujan, dan aku yang benci hari Sabtu.

Memang bagi sebagian orang hujan adalah sebuah nikmat yang diturunkan اَللّهُ SWT. Tidak ada yang salah, memang benar, tetapi aku membencinya! Hujan selalu menghambat aktivitasku. Mereka mengulur waktuku untuk mengerjakan sesuatu dan mereka tidak pernah merasa bersalah.

Hari sabtu, hari terakhir kerja, terakhir sekolah, hari weekend! Setiap orang menunggu-nunggu hari Sabtu. Agar mereka bisa bersantai, atau sekedar ingin me-refreshkan pikirannya. Tapi aku benci hari ini!! Pelajaran setiap hari Sabtu selalu berat, di tambah dengan hujan yang tidak mencoba reda agar aku bisa pulang kerumah tanpa kebasahan.

Hari ini Sabtu, 4 Februari 2012 adalah Maulid Nabi Muhammad SAW. Di mana dalam tanggalan hijriah adalah tanggal lahirnya Rasulullah, 12 Rabiul Awal.
Tapi hari ini sungguh sangat berat untukku, hari yang benar-benar menguji kesabaran dan mental.
Helmku, helm kesayanganku "sempat" hilang tapi sekarang sudah ketemu, setelah banyak yang ngasih informasi kalau helm INK unguku dibawa tememnku, yang sama-sama anak IPS tapi beda kelas.

Alhamdulillah ya اَللّهُ :)
Hari yang benar-benar menyesatkan. Semoga ini hari TERburuk dan TERAKHIR dalam hidupku. Amiiiiin.

Senin, 02 Januari 2012

Hanya permohonan MAAF

Maaf yang belum sempat terlontarkan pada saat dulu, maafkan aku.. 

  • Maaf aku tidak bisa seperti dirinya
  • Maaf aku belum dewasa dan pemikiranku masih seperti anak 13 tahun yang baru mengenal cinta 
  • Maaf jika sering membuatmu malu 
  • Maaf jika dulu aku bukanlah kekasih yang baik
  • Maaf sering mengganggumu 
Dan maaf sampai sekarang masih mencintaimu :)