Sosok dirimu hadir lagi.
Aku masih ada disini, dan kamu juga masih berdiam di tempatmu. Kita tak pernah bersama lagi. Sejak kata 'berpisah' keluar lewat kata-kata dari message-mu. Aku berkata "iya" padahal sebenarnya dalam hatiku aku berkata "jangan". Tapi apa mungkin? Aku yang memintamu agar tetap tinggal bersamaku. Rasanya itu mustahil akan ku lakukan. Aku kira, aku sudah bisa melupakan dirimu. Tapi nyatanya tidak. Kamu masih sering muncul dalam otakku, membayangi pikiranku, dan aku sendiri tetap menggandrungi sejak awal aku menyukaimu.
Sosokmu masih sering terlihat mataku, tiap aku mencoba melupakanmu, kamu selalu ada, seakan aku harus selalu mengingatmu. Entah itu lewat jejaring sosial atau secara langsung.
Kamu kadang mampir dimimpiku. Kamu selalu buatku merasa bersalah, atas semua ke-egois-an yang telah aku lakukan kepadamu saat itu.
Kamu, kamu, kamu, cuma kamu, yang hadirkan kesan di setiap waktuku bersamamu.
Aku mungkin, bodoh. Karena ku tahu cintamu selamanya hanya untuk 'dia'. Tapi kenapa aku masih mengharapkanmu? Masih menginginkanmu kembali? Kenapa tidak mantan-mantanku yang lainnya.
Aku sebenarnya telah mendapatkan penggantimu. Tapi tetap saja sosokmu datang lagi. Menaungi setiap jengkal urat nadiku. Pernahkah kamu merindukanku? Atau, setidaknya.. sedikit saja memikirkan diriku? Seharusnya saat itu aku tidak menerima cintamu, kalau saja aku bisa berpikir lebih jauh. -_-
Inginku, suatu saat nanti kita bisa mengulang kembali cerita cinta kita. Dan aku sangat berharap, kamu tidak pernah lupa dengan kenangan-kenangan singkat kita kala itu. Entah itu penting atau tidak, aku selalu mengaharapkannya.
I still missing you, and I still waiting for you :))
Senin, 15 Agustus 2011
Selasa, 09 Agustus 2011
Hapeku Rusaak!!
huaaaahhhh hapeku bejat lagi. kayaknya emang kali ini gak akan bisa dislametin. harus ada penggantinya nih. heuuh. umurnya pendek beeudh ce.. satu taun delapan bulan cuman :(. tau gituu aku dulu beli BB aja!!
percuma laahh keluar masuk konter ujung2nya pasti rusak! haaaaahhh capek tuh masukin rumah sakit terus.
and weell.. ini ketiga kalinya aku masukin dia ke konter. (emang gak pake uang apa??)
sempet berniat buat njual sihh.. tapi emaaaaaaannn!!
banyak banget kenangan di situ :( trus harus gimana? liat aja dehh nanti..
huuhh sumpah! mentolo tak dol mbek aku. gregeten! hahahah hape larang tp kok bejat.
trus kalo seumpamanya orang yg mbetulin ga bisa gimana? (brarti wonge pelo). kalo bisa? ya sukurr deh kalo bisa hahah...
hape gilaa.. kau buat aku sinting tao gak!! haaaaaahhh... bikin aku ngluarin banyak uangku buat kamu. tapi kamu gak waras2. malesssiiii......
mending hape jelek dahh tapi kagak rusakan. daripada elu. hape larang gak tahan lama. faaakk
percuma laahh keluar masuk konter ujung2nya pasti rusak! haaaaahhh capek tuh masukin rumah sakit terus.
and weell.. ini ketiga kalinya aku masukin dia ke konter. (emang gak pake uang apa??)
sempet berniat buat njual sihh.. tapi emaaaaaaannn!!
banyak banget kenangan di situ :( trus harus gimana? liat aja dehh nanti..
huuhh sumpah! mentolo tak dol mbek aku. gregeten! hahahah hape larang tp kok bejat.
trus kalo seumpamanya orang yg mbetulin ga bisa gimana? (brarti wonge pelo). kalo bisa? ya sukurr deh kalo bisa hahah...
hape gilaa.. kau buat aku sinting tao gak!! haaaaaahhh... bikin aku ngluarin banyak uangku buat kamu. tapi kamu gak waras2. malesssiiii......
mending hape jelek dahh tapi kagak rusakan. daripada elu. hape larang gak tahan lama. faaakk
Rabu, 03 Agustus 2011
Samsons - Percuma
Percuma
Semua ini percuma
Bila masih ada air mata
Tak sanggup
Sungguh aku tak sanggup
Jika masih sakit yang kau beri
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Tak mungkin
Tak akan pernah mungkin
Bila masih ada pilu tersimpan
Terjatuh
Dan aku pun terjatuh
Jika masih perih yang tercipta
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Reff:
Aku yang merasakan
Aku yang menyimpan
Aku yang tersakiti
Meski tak kau menyadari
Akankah waktu ‘kan menjawabnya
Percuma, semua ini
Percuma....
Semua ini percuma
Bila masih ada air mata
Tak sanggup
Sungguh aku tak sanggup
Jika masih sakit yang kau beri
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Tak mungkin
Tak akan pernah mungkin
Bila masih ada pilu tersimpan
Terjatuh
Dan aku pun terjatuh
Jika masih perih yang tercipta
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Reff:
Aku yang merasakan
Aku yang menyimpan
Aku yang tersakiti
Meski tak kau menyadari
Akankah waktu ‘kan menjawabnya
Percuma, semua ini
Percuma....
Rabu, 27 Juli 2011
Aku | Erolld
Berawal dari twitter, kita dipertemukan hihi. Pertama-tama sih biasa aja, dia (Eroll/19/Surabaya) nge-follow aku duluan. Trus dia minta aku buat nge-followback dia. Ya udah aku follback. Akhirnya kita sering mention2an. RTan. Tapi dia duluan loh yang ngajak heheh. Aku welcome banget sama dia, ternyata dia anak yang asyik, korak, tapi sedikit misterius. Haha.
Setelah beberapa minggu gitu kita kenalan. Dia minta nomor handphone aku. Sebenernya sih aku gak mau ngasihin. Buat apa coba? Tapi setelah di pikir-pikir, ga masalah juga, toh dia ga ngerugiin aku. Sekalian buat temen SMSan. Akhirnya kita sering SMSan *sampai sekarang.
Haha yaudah, aku seneng, coz dia mesti ada buat aku, ngramein hapeku. #hahah! iya kan sayang??!.
Ini ceritaku, apa ceritamu? :P
Setelah beberapa minggu gitu kita kenalan. Dia minta nomor handphone aku. Sebenernya sih aku gak mau ngasihin. Buat apa coba? Tapi setelah di pikir-pikir, ga masalah juga, toh dia ga ngerugiin aku. Sekalian buat temen SMSan. Akhirnya kita sering SMSan *sampai sekarang.
Haha yaudah, aku seneng, coz dia mesti ada buat aku, ngramein hapeku. #hahah! iya kan sayang??!.
Ini ceritaku, apa ceritamu? :P
Jenuh
Aku lemah. Sepertinya titik jenuhku sudah semakin meluap. Mendorongku pada sikap acuh tak acuh pada apapun. Berpikir bahwa semua akan baik-baik saja. Hanya saja, aku masih terlalu kuat berada dalam ambang kejenuhan ini. Aku belum begitu paham dengan diriku sendiri. Mengapa aku bisa setahan ini?
Malas yang mengantarkan aku kepada titik dimana, semua orang pasti pernah merasakannya. Aku seperti mengambang, antara IYA atau TIDAK SAMA SEKALI. Aku diam, berusaha melawan ini.
Tapi tidak begitu bisa. Aku belum tahu apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku masih merasa JENUH.
Malas yang mengantarkan aku kepada titik dimana, semua orang pasti pernah merasakannya. Aku seperti mengambang, antara IYA atau TIDAK SAMA SEKALI. Aku diam, berusaha melawan ini.
Tapi tidak begitu bisa. Aku belum tahu apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku masih merasa JENUH.
Sabtu, 23 Juli 2011
Hitamku
Masih adakah separuh hatiku
Yang ku berikan hanya untukmu
Ku harap engkau masih menyimpannya
Jangan kau pernah melupakannya
Maafkan kata yang tlah terucap
Akan kuhapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku HAPUS HITAMKU
Masih adakah separuh janjiku
Yang kubisikkan hanya padamu
Ku harap engkau masih mengingatnya
Jangan kau pernah melupakannya
Andai ku dapat memutar waktu
Semuanya takkan terjadi
Maafkan kata yang tlah terucap
Akan kuhapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku HAPUS HITAMKU untukmu
Ku harap engkau masih menyimpannya
Jangan kau pernah melupakannya
Maafkan kata yang tlah terucap
Akan kuhapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku HAPUS HITAMKU
Masih adakah separuh janjiku
Yang kubisikkan hanya padamu
Ku harap engkau masih mengingatnya
Jangan kau pernah melupakannya
Andai ku dapat memutar waktu
Semuanya takkan terjadi
Maafkan kata yang tlah terucap
Akan kuhapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku HAPUS HITAMKU untukmu
Jumat, 22 Juli 2011
Hari yang Cerah Untuk Jiwa yang Sepi
pagi biar kusendiri
jangan kau mendekat
wahai matahari
dingin hati yang bersedih
tak begitu tenang mulai terabaikan
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
begitu terang untuk cinta yang mati
ah... ku coba bertahan dan tak bisa
biru langit kelabuku
tak begitu luas seperti memudar
kini tak terulang lagi
di hari yang cerah dia telah pergi
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
ahh... mencoba melawan ku lepas
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi...
begitu terang untuk jiwa yang mati
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
ahh... mencoba melawan ku lepas
semua telah hilang ....
semua telah ....
jangan kau mendekat
wahai matahari
dingin hati yang bersedih
tak begitu tenang mulai terabaikan
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
begitu terang untuk cinta yang mati
ah... ku coba bertahan dan tak bisa
biru langit kelabuku
tak begitu luas seperti memudar
kini tak terulang lagi
di hari yang cerah dia telah pergi
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
ahh... mencoba melawan ku lepas
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi...
begitu terang untuk jiwa yang mati
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
ahh... mencoba melawan ku lepas
semua telah hilang ....
semua telah ....
Langganan:
Postingan (Atom)
