Senin, 11 Agustus 2014

Memulai Dari Awal

Haloooo teman-teman! Sekian lama tidak menjamah halaman dari blog ini, serasa aku sudah lupa jika memiliki sebuah blog. Hihihi. Bagaimana kabar kalian? Kalo aku sih alhamdulillah baik.

Setelah disibukkan dengan berbagai macam aktivitas yang cukup mengguncang otak dan fisik, akhirnya aku menyempatkan diri untuk nge-blog lagi.

Nah, sekarang aku bingung mau ngebahas soal apa. Hahaha sumpah sekarang aku jadi males nulis, males memikirkan yang berat-berat lah intinya :p

Oke gini aja, kemaren, sekitar beberapa hari yang lalu aku sempet baca novel dari Pidi Baiq, judulnya Dilan.
Novel yang menurutku sangat menghibur dan bisa membawa kita kembali nostalgia dengan kehidupan SMA, berikut kejadian-kejadian yang pastinya pernah kalian alami, dan tentu saja masalah percintaannya hehehe.

Buku yang terdiri dari 300an halaman ini serius bisa menyihir pembacanya. Meskipun bahasanya campur-campur tapi tetep gak bakal ngebosenin, dalam beberapa jam aja aku udah tamat -__- belum tentu bisa aku lakuin sih kalo misal baca buku pelajaran atau buku-buku yang lain heuheuheu.

Udah pokoknya keren banget nih buku, ceritanya bisa kalian lihat di internet karena aku gak bakal nulis di sini. Terlalu banyaaaaaakkk hahahahahahahaha.

Ini nih penampakannya:


Rabu, 12 Juni 2013

Minggu, 09 Juni 2013

Apakah cinta harus seperti ini?

Aku tidak tahu harus memulai dari apa dan darimana karena yang ku tahu saat ini perasaanku sedang bingung, linglung, kacau balau. Entah apa yang membuat dada ini terasa sesak dan sakit. Karena seperti diangkat terlalu tinggi, lalu dihempaskan ke bawah.

Yah, aku kecewa berat. Aku dikecewakan oleh seseorang yang aku rasa bisa kupercayai selama ini. Yang aku kira dia bisa membawaku kedalam apa itu 'bahagia'.
Aku mungkin bisa kuat, tapi tidak dengan batinku. Dia menganggap ini sepele seperti halnya, "Oh, besok pasti sakitnya sudah hilang", atau "ini cuma masalahku sama dia, kamu nggak perlu ikut campur".

Halooo.... Aku di sini juga punya perasaan. Selama ini aku berusaha untuk tidak membuatnya kecewa dan menangis karenaku. Tapi bila aku sudah tidak lagi dibutuhkan dan aku sudah berhenti disayang lagi, aku bisa apa? Buat apa aku bertahan?

Sayang, kamu ada tapi seperti tak ada. Aku di sini bagaikan pelengkap, bukan inti. Banyak rahasia yang kamu simpan yang harusnya aku tahu. Bukankah selama ini aku memperjuangkanmu agar kita selalu bisa terus bersama, sayang?

Untukmu, maafkan semua kesalahanku dan semua lara yang pernah kutorehkan padamu.
Cobalah pahami, dan telaah apa yang aku tuliskan di sini.

Sayang....
Bahkan sampai catatan ini selesai dibuat pun, masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang ingin aku ungkapkan.

Kamis, 18 April 2013

Analogy.

'' You say you love rain, but you use an umbrella to walk under it. You say you love sun, but you seek shade when it is shining. You say you love wind, but when it comes you close your window. So that's why I'm scared when you say you love me. ''
 
- Bob Marley -

Senin, 18 Maret 2013

Untitled

"Karena aku bukan hanya butuh status, sayang.. Tapi aku juga butuh pengakuan di hadapan teman-temanmu."

Senin, 11 Maret 2013

...

Tanggal berapa sih ini? Hah? Apa yang sebelumnya baik-baik saja bakal berubah gara-gara suatu kesalahan kecil? Kecil, iya. Kecil. Tapi mungkin besar bagimu. Aku nggak tahu apa yang ada dipikiranmu saat ini. Jujur aku nyesel, aku kecewa, aku bingung aku harus ngelakuin apa. Setiap orang pasti punya privasi kan? Dan nggak semua privasi itu harus dikasih tau ke orang-orang kan? Kalau kamu nggak bisa ngasih alasan kenapa aku nggak boleh liatin isi hapemu, aku juga berhak nggak ngebolehin kamu liatin hapeku. Kamu udah gede, kamu udah tahu dan udah bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah menurut kamu. Kalau cuma gara-gara masalah ini kamu bisa semarah ini, aku rasa kamu masih childish. Kamu nggak mikir apa yang udah kamu perbuat ke aku? Aku memang sabar, tapi sabar juga ada batasnya. Aku nggak pernah marah kan kalo kamu masih mikir mantanmu? Ya, dia yang masih mengganjal di hatimu kan? Aku juga punya hati woi! Aku nggak pernah nutup-nutupin apa-apa ke kamu. Aku nggak pernah punya rahasia yang nggak aku ceritain ke kamu. Sekarang terserah kamu, harusnya kamu mikir. Jangan sampai nyesel nanti. :--)

Kamis, 17 Januari 2013

Definisi

"Lantas apa puisi itu?", Saya bilang yang diniatkan penciptanya sebagai puisi itulah puisi.




dikutip dari Try Out Bahasa Indonesia,
tahun 2012-2013.

Selasa, 23 Oktober 2012

Three

- Sulitnya membangun sebuah kepercayaan, apalagi jika kepercayaan itu telah terkhianati sebelumnya -

Minggu, 21 Oktober 2012

Two

 
So really I love this flower so much. Awesome! May this will become my Flower in December. Who knows? :)

One

Manusia bersikap seperti binatang yang saling terkam. Mereka beradu kekuasaan!

Jumat, 07 September 2012

Surat Perdana #1

Rintik hujan kala itu mengajakku menghampirimu, perasaan bahagia, senang, sudah pasti apalagi yang akan kutemui adalah lelakiku, ya kamu. Dengan langkah penuh semangat, ku turunkan kakiku dari mobil penumpang tersebut di atas aspal yang becek terkena air hujan.

Oh ya, ternyata kamu sudah menjemput di tempatku turun. Berbunga-bunga rasanya melihat sosok orang yang sangat ku sayang datang menghampiriku seraya tersenyum. Betapa aku seperti ada di surga dunia.
Kita berdua melangkah menuju kediamanmu. Jalan setapak yang basah itu menjadi saksi bahwa kita pernah bersama, bersatu saling mencinta.

Hawa dingin merasuk, tetapi aku tak dapat merasakan, karena kamu ada di sisiku. Semua tentangmu tergambar jelas di dalam rumah itu. Rumah yang tidak cukup megah namun mampu menampung jutaan kenangan milik anak berusia 19 tahun. 

Larut dalam suasana damai, terasa tubuh ini didekap tubuhmu. Hangat. Jari-jemariku kau isi dengan jari-jemarimu. Pipiku kau kecup lembut. Candamu, alunan gitarmu, seperti masih terdengar jelas disini. Merambah semakin keras dan keras..

Aku rindu itu semua cinta,


Salam manis,

Kamis, 09 Agustus 2012

..

Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

 B.J Habibie - Ainun

Rabu, 01 Agustus 2012

Elegi

Hai pembuat ulah.
Si kerempeng yang tak bisa diam.
Yang hanya bisa kusaksikan lewat barisan nada.
Yang hanya kurindukan lewat deretan masa lalu.

Sungguh.
Oh hai, senjaku yang tak beringas.
Apa kau baik-baik saja?
Apa kau masih mengingatku?

Pemain gitar yang kadang ceroboh.
Sudikah kiranya kau menatap mataku?
Menjabat dan memegang erat tanganku?

Kau hanya sekilas tentang dirimu.
Belum utuhmu, belum segalamu.

Hai alunan emosi.
Sinarmu tempatku berkaca.
Dari untaian doa selalu terselip namamu.
Dari sekian banyak penghantar rindu tak satupun sekeji dirimu.

Sabtu, 30 Juni 2012

#PUNK, the Community With Attitude

Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata PUNK? Anarkis? Sampah masyarakat? Atau sekedar pengekspresian diri? Bisa saja semua itu benar, tapi tentu harus melihat dari segi mana penilaian kita. Mungkin bagi sebagian besar dari kalian sering menjumpai komunitas ini di sekitar lampu merah, atau bahkan konser-konser yang marak digelar di kota-kota besar.
Sebenarnya Punk adalah sebuah aliran musik yang lahir di Inggris. Saya sendiri memang bukan bagian dari mereka, tapi saya sangat respect dengan mereka.
Punk bukan hanya komunitas dengan style rambut mohawk, baju sobek-sobek atau memakai pierching. Tapi Punk adalah gambaran jiwa seseorang yang sangat dekat dengan kesolid-an antar anggotanya. Mereka menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghormati kawan. 
Punk itu mandiri, Punk bukan penindas rakyat kecil dan mereka juga bukan kriminal. Punk bisa dikatakan gerombolan anak-anak pemberontak ketidakadilan, penindas kapitalisme yang anti kemapanan. Punk bukan tidak mempunyai keluarga, bahkan banyak dari golongan mereka berasal dari keluarga berada.
Punk mencintai kebebasan dalam mengekspresikan keinginan, mereka yang kreatif banyak menciptakan lagu-lagu yang berisi sindiran untuk Pemerintah yang tidak mengerjakan tugasnya dengan baik agar mereka sadar, mereka dipilih untuk mensejahterakan, bukan malah menelantarkan rakyat miskin. 
Mungkin aparat-aparat tidak bertanggung jawab akan menjudge mereka sebagai perusuh yang tidak mempunyai sopan santun, karena mereka tidak tahu sisi positif dari anak-anak Punk! Yang ada dipikirannya hanya uang dan kebahagiaan pribadi.
Saya ingin masyarakat dan orang-orang yang mempunyai kekuasaan tinggi di Indonesia mengubah paradigmanya terhadap Anak PUNK, tidak semena-mena dan tidak memandang sebelah mata mereka. Karena saya lebih memilih menjadi Punk yang dilecehkan, daripada menjadi maling-maling besar yang dilindungi.

Minggu, 24 Juni 2012

Reuni Akbar Punk #4

Kemarin lusa gue baru aja jadi penonton di suatu konser musik yang nggak biasa. Kenapa nggak biasa? Soalnya ini acara PUNK men! HAHAHA. Ini nih =>



ROCKERS SAYAP KIRI MEMPERSEMBAHKAN:




REUNI AKBAR PUNK SERI #4

"FROM THE PATCH TO THE PIN"

at DOME UMM Kota Malang, Sabtu 23 Juni 2012


WITH THE DANGEROUS BAND:
SUPERMAN IS DEAD (BALI PUNK ROCK)
BEGUNDAL LOWOKWARU (MALANG PUNK)
HEAVY MONSTER (SURABAYA SKA)
SCREAMING FACTOR (MALANG HARDCORE)
SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER (MALANG PUNK ROCK)
ANTI SQUAD (JAKARTA SKINHEAD)
YOUNGSTER CITY ROCKERS (MALANG SKA PUNK)
FALLEN TO PIECES (MALANG METALCORE)
LAST CAR BITCH (MALANG PUNK)
GIVE ME A CHANCE (MALANG OLDSCHOOL HARDCORE)
SHARKBITE (MALANG BEATDOWN HARDCORE)

WITH OPENING ACTION:
SUNTROUB (MALANG PUNK)
RICHCRACKERS (MALANG SKA)

Sumpah ni acara seru abis!! Gue nonton sama anak banyak, termasuk kakak2 kelas gue SMA yang udah pada lulus. Gue berangkat dari rumah sama Citta ke Malang naik bis, ini pengalaman pertama gue ikut acara begituan. Akhirnya setelah sekitar 2 jam ada di bis akhirnya nyampek juga di terminal Arjosari Malang. Trus karena kita berdua laper dan haus akhirnya beli jus deket2 situ, selesai akhirnya kita naik colt ADL jurusan terminal Landungsari. Dari terminal Arjosari ke Landungsari itu sumpah lama banget, nggak tau coltnya yang kurang cepet jalannya atau emang jauh, macet pula.

Sekitar sejam tuh ada di colt hina, akhirnya kita nyampek juga di Landungsari. Tapi kita bingung mau kemana lagi ini. Ya udah kita mutusin ke toilet dulu, kebelet pipis hahaha. Trus berbekal keberanian *ceileh* kita tanya sama satpam di situ, katanya kalo mau ke UMM, keluar dari terminal belok kiri, sekitar 700m dari situ. Oke gampang, langsung gue sms Mas Idrus gue suruh dia berangkat biar ntar gue nggak sendirian. Belum gue nyampek tempatnya, udah banyak anak Punk keliaran, ini beneran konyol, temen gue Citta ngerasa salah kostum. Lo bisa bayangin kan anak Punk kayak gimana?

Gue juga BBMan sama Mbak Lita, katanya dia udah disusul sama Mas Idrus, oiya perkenalin, mereka ini kakak kelas gue SMA. 
Hal mengejutkan terjadi, BB gue lowbatt! Sial!! Akhirnya gue ke konter sebrang jalan buat numpang ngecas! Yang punya konter ngira kalo gue mau beli pulsa ternyata nggak, huahahahaha *ngakaksetan*. Gue nungguin hape gue dicas sambil omong2an sama Citta dan nunggu begundal2 dateng (katanya udah OTW). Gue ngeliat di situ lalu lalang anak2 Punk yang super sangar. Yang rambutnya kayak kipas, bajunya sobek2, ada juga cewek2nya, cantik2 sih tapi keliatan nakal, coba masak duduk mekangkang di depan anak cowok2nya, sama make' hotpants. Kayaknya sih sengaja ngeliatin pahanya ke orang2 biar sexy kali yaa.. HAHAHA. Juga banyak anak2 OUTSIDERS, keren2 banget! Dari bayi sampek yang lanjut usia gue liat pada masuk ke UMM. Gileee!

Sejam berlalu, Mbak Lita sms gue kalo dia udah deket, mau nyampek. Trus gue minta ke mas2nya yang jaga konter buat ngambilin hape gue, pas gue lihat dan ternyataaaaaaa.... JENG JENG JENG!!!!

BATEREINYA NGGAK MASUK SAMA SEKALI!!

Brengsek banget sumpah! gue sia2 banget ngecas.. nggak tau masnya yang ga bisa ngecasin, ato kesalahan gue yang nggak nyoba ngecasin sendiri. Uhh ya udahlah, gue nggak jadi bayar dan gue udah ngira gue nggak bakal bisa foto2 disana. Pengen nangis hhhhh.......

Keliatan juga batang hidungnya si Mas Yusuf, Mas Yusuf ini udah gue anggep kakak gue sendiri, abisnya dia baik banget, gue kenal dia udah setahun lebih. Di belakangnya, gue liat...... Mas Handi, dibonceng seseorang. Mas Handi ini orang yang paling berarti banget buat hati hidup gue, selain orangtua. Dia yang gue kangenin tiap hari, padahal udah setahun lebih kita putus. Yah, dia mantan gue, meskipun dia nggak nganggep begitu ;'). Gue juga bingung kenapa sampe sekarang gue tetep nggak bisa lupain dia? 
JANGAN DIKETAWAIN! IYA GUE EMANG MELAS, TRUS MASALAH BUAT LO?

Gue nggak nyangka banget sumpah! Gue kira dia nggak ikutan. Dibelakangnya lagi ada Mbak Lita sama Mas Idrus.
Gue sms Mbak Lita kalo gue ada di depan gerbang UMM, dia nyuruh gue kesana, ke tempat dia berhenti, tapi gue nggak mau, karena ya ada Handi. Akhirnya Mbak Lita sama Mas Yusuf yang nyamperin gue ama Citta, gue diajak ke temen2nya tapi gue nggak mau, setelah dipaksa and all will be fine, akhirnya gue mau. Gue bakal bersikap biasa aja apapun yang terjadi. Iya! Gak boleh salting. 

Di situ gue cuma omong2an sama Citta, Mbak Lita, Mas Idrus, dan Mas Yusuf. Handi? Natap matanya aja gue nggak berani. Hari mulai malam, tapi mereka kok nggak masuk2? Malah gue sama Citta di ajak ke pinggir jalan, menggelandang di depan toko. Gila emang tapi asik. Ba'da Isyak, Mas Idrus sama Mas Yusuf nitipin sepeda motornya di kos2annya mas Hendra. Hendra itu juga kakak kelas gue, trus kita semua jalan bareng2 ke UMM. 

Di UMM udah rame banget anak2 Punk, dan sepertinya di dalem, acaranya udah mulai. Kita semua akhinya masuk. Tiketnya di potong, dan jalan lagi di dekat pintu masuk tiket dipotong lagi, di ganti gelang REUNI AKBAR PUNK. Berikut penampakannya:

Reuni Akbar Punk #4

Ternyata DOME lebih mirip lapangan buat adu banteng #eh. Ya pokoknya ada tribun2 yang mengelilingi, dan di bagian tengah buat seru2an. Gue gak bisa moto panggungnya dikarenakan handphone gue lowbatt, sexy abis! Astaga.
Gak tau band apa yang lagi main, kayak aliran HARDCORE. Gue nggak paham sama lagunya. Nggak bisa didengerin banget! Ya udah pura2 aja ngerti.

Lama2 boring juga, soalnya gue cuma nunggu SATCF, nggak bisa twitteran juga, kan hape gue koid. Dan hasilnya adalaaaah.. GUE NGANTUK dan LAPAR. Untung ada Mas Yusuf di sebelah gue, jadi ada yang jagain. Gue tidur aja disitu sambil ndengerin musik2 HARDCORE yang nggak banget. Yah namanya bukan kasur, tetep aja nggak bisa tidur, anak sebelah gue enak banget sekitar 2 jam dia tidur pules, sialan! Pas band ga jelas lagi tampil, Mas Yusuf dkk. turun ke lapangan, jadi tinggal kita cewek2 aja. Abisnya nggak paham apa yang dinyanyiin.

Pas cowok2 balik, gue nyoba buat tidur lagi, sambil nunggu SATCF tampil. Karena Citta laper, akhirnya mas Idrus pergi nyariin makanan. Sumpah Mas Idrus baik banget.
Dan walaaaaah.. akhirnya yang di tunggu2 main juga, yeaahh! S.A.T.C.F. Gue sama Mas Yusuf turun ke lapangan, biar bisa lihat lebih deket. 
Nyampek bawah orang2 disitu joget2, berhubung gue gak bisa, ya udah diem aja, ada juga kok mas2 depan gue yang diem aja. Yang namanya konser pastilah ada aja kerusuhan, ada yang jogetnya terlalu bersemangat sampek temen2nya pada jatuh, gue juga sempek mau jatuh, mereka para outsiders kayak buat lingkaran trus muter bareng2. Sampek yang pinggir2 ketampar badannya, gue yang gak mau kena lagi mending ngejauh, Mas Yusuf juga. Cuma pas SATCF nyanyi Heroes sama Hilang doang gue ikutan nyanyi, sebelum2nya gue nggak kenal sama lagunya, tau sih, tapi nggak hafal.

Abis SATCF perform, ada HEAVY MONSTER, sangar kan namanya? Ini band dari kota kesayangan gue, SURABAYA :). Tapi Heavy Monster ini beraliran SKA Punk. Jadi ada yang main terompet gitu, asik lho lagu2nya.. Gue jadi tergugah buat ikutan joget meskipun baru pertama dengerin. 1 lagu berakhir, Mas Yusuf ngajak gue balik ke tribun. Ya udah gue mau. 

Heavy Monster nyanyi 3 lagu, setelah itu MCnya nyuruh penonton buat teriakin 'SID'. Dan Outsiders pun turun semua ke lapangan menanti band dari Bali itu perform. Seru abis, semua lampu dimatiin cuma lampu panggung aja yang nyala. Nggak tau SID nyayi apa, hahahah. Anak sebelah gue, outsiders, ikutan nyanyi. Kelar SID, sebenernya ada satu band lagi yang belum tampil, BEGUNDAL LOWOKWARU. Tapi ternyata nggak tampil, penonton kecewa dong pastinya. Gue juga, gue kan nunggu ''EQUALITY'' nya. 

Akhirnya ya kita pulang aja, udah jam 1 dini hari, gila! Padahal dijadwalnya cuma sampek jam 11 malem. Kita pun digilir karena sepeda motornya nggak muat, gue, Citta, sama Mbak Lita pulang duluan ke kosannya Mbak Lita, ya, gue nginep disana. 
Nyampek kosan ternyata udah dikunci, wahahahahahaha. Tapi dibukain juga sama ibu kosnya. Capek to the max tapi seneng, gue suka senyum2 sendiri kalo inget kemarin, pengen ngulang lagi. Dan pastinya gue tambah nggak bisa banget ngelupain seseorang yang selama di konser sama sekali nggak nyapa apalagi ngomong sama gue tuh. Hahaha kayaknya cuma gitu aja cerita gue. Wait me for REUNI AKBAR PUNK #5.

Welcome Grade 12 :)

Aooo yaa ceman2, akhirnya UKK gue udah selesai, meskipun nggak mulus2 amat nyontonya  ngerjakannya, tapi gue tetep seneng akhirnya masa2 hina itu berakhir sudah. *applause* wkwk. Oh iyaa karena ini kali terakhir gue duduk di kelas 11, gue mau flashback waktu pertama gue masuk kelas 11 IPS1. 
Yap, emang sebenernya gue ga menginginkan kelas IPS, karena pilihan pertama gue yaitu IPA. Tapi ternyata nggak masuk *sedih*. Waktu pertama masuk tuh, gue sempet nggak nyaman sama anak2 di kelas itu (maap yaa teman2ku IS1 :D) karena yaa.. ada sedikit ketidaksenangan gue sama beberapa anak yang sekelas sama gue tuh. Emang pepatah bilang tak kenal maka tak sayang itu bener2 asli, kalo kita nggak mengenal satu sama lain, kita nggak bakal tau sisi terbaik dari mereka, bisa aja kita menganggap mereka buruk, padahal nggak seperti perkiraan kita.
Setelah dijalani selama setahun, seru2 aja tuh, kelas IS1 emang dicap kelas IPAnya IS, maksudnya? Maksudnya ya, anak IPA yang terkenal dengan kepintarannya, sedangkan anak IPS terkenal dengan kebrutalannya hahaha, maaf bukan maksud menghina atau apa. Tapi kelas gue emang anaknya nurut2, meskipun ada beberapa yang nakal, tapi nggak kelihatan. 
Dan sekarang gue udah naik kelas 12! YEAAY, Alhamdulillah. Jadi kakak kelas paling tua hehe. Yang pasti gue gak pisah sama Classonone, nama kelas gue. Karena gue sayang mereka semua, You Rock Guys! \m/
Semoga kelas 12 kita nggak males2an lagi yah guys, amin :) 

CLASSONONE

Jumat, 01 Juni 2012

Helooo June!

Huaaaahh... Ga kerasa udah lama banget gue ga ngepost di blog ini, mungkin udah layu nih blog kalo dimisalkan sebagai tanaman. -____- Yah, maklum lah gue orang yang agak sibuk akhir-akhir ini ngisi acara di sekolah, karena yaaa... Kakak-kakak kelas gue mengalami hal yang bakal gue lakuin tahun depan *amin. WISUDA!!! Tapi itu udah berlangsung kemaren, 31 Mei 2012 :)) not bad. Tapinya gue ga liat sampek habis karena di tempat itu sungguh sangat membosankan, akhirnya yaa setelah ngisi acara gue foto-foto bentar disitu trus langsung cabut.

And well, gue kangen nulis disini ya akhirnya terlaksanalah (mumpung nggak males). 1 Juni hari lahirnya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang sedikit demi sedikit menghilang dari jiwa penerus bangsa ini, semoga gue nggak (apa hubungannya?). Sedikit mengingatkan kalian lah, meskipun tujuan gue nulis bukan membahas tentang Pancasila.

Yap, terakhir nulis bulan Februari ya, berarti udah sekitar 4 bulan gue nggak ngobrak abrik tempat curhat kedua ini :). Eh syeeettss... Beberapa hari ini gue kepikiran pengen punya anak kembar cowok, hmmm... What do you think? Hahaha gila lo, masih kelas 11 udah mikirin jadi emak-emak yang kesana sini gendong bayi kembar. Wekekekekekekeek, #abaikan. Eh tapi iya loh, kemaren gue ama temen-temen abis kelar wisuda, (re: ngisi acara wisuda) gue jalan-jalan di suatu tempat belanja busana terkenal di kota Pandaan. Huahahahahah. Disana gue nemu peralatan bayi dari mulai pakaian, sampek tudung buat nutupin anak bayi kalo lagi tidur, dan itu lucu banget! Bukan bayinya, tapi gambarnya yang unyu-unyu. Disitu gue mikir, bahagia kali ya punya anak. Trus gue bilang ke temen-temen kalo gue punya anak kembar cowok, mereka malah ketawa. Apanya yang lucu coba? 



Keluar dari situ gue jajan baso di depan sebuah toko alat-alat rumah tangga. Dan apa yang gue pikirin? GUE PENGEN BELI ITU SEMUA!! Trus gue punya rumah yang sederhana tapi nyaman bareng suami, sama 2 anak kembar gue. Keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Amin, etsss tapi gue pikir-pikir lagi. Gue cowok aja nggak punya, trus mau nikah sama siapa? Gue udah putus dari pacar terakhir gue sebulan yang lalu dan sekarang belum dapet penggantinya, oke maka dari itu sekarang gue nggak cuman pengen punya anak kembar cowok, tapi gue juga pengen dapet pacar! 


Gue pengen banget punya pacar bulan ini, hohoho. makanya tadi malem pas pergantian bulan, gue ganti PM BlackBerry Messenger gue jadi "#JuneWish, get a boyfriend ;;)" Ini nih >>>>




Trus juga gue ngetweet di twitter gue, kayak gini >>>>



Karena gue bener-bener serius pengen punya cowok bulan ini, gue berharap buangeeet. Ini gue nggak main-main loh, biasanya gue ga terlalu pengen punya pacar karena selain akan menghabiskan waktu gue buat mikirin dia, juga bakal menghabiskan duit gue buat beli pulsa! Tapi emang beberapa bulan ini banyak temen gue yang jadian, dan parahnya sobat gue balikan sama mantannya! Gue envy!! Gue juga mau!! *nangis ngerokin kuda laut*. Bukan sembarangan punya pacar sih, milih-milih juga, gak asal tembak langsung terima. Hahahahahahahahaha.

Ya udah deh gitu aja, intinya ntar kalo beneran gue jadian bulan ini gue bakal posting lagi disini sambil nraktir elo elo semua permen Yupi atu-atu, kalo nggak berarti gue belum beruntung. HAHAHAHAHAHA.

Maybe - Secondhand Serenade

Didn't you wanna hear
the sound of all the places we could go
Do you fear
the expressions on the faces we don't know
It's a cold, hard road when you wake up,
and I don't think that I have the strength
to let you go.

Maybe it's just me.
Couldn't you believe that everything I said and did
wasn't just deceiving
And the tear in your eye,
and your calm, hard face
makes me wish that I was never brought into this place.

There goes my ring,
it might as well have been shattered.
And I'm here to sing
about the things that mattered.
About the things that made us feel alive for oh so long.
About the things that kept you on my side when I was wrong.

And someday, I promise I'll be gone.
And someday, I might even sing this song to you.
I might even sing this song to you.
To you, to you, to you...
And I was crying alone tonight,
and I was wasting all of my life
just thinking of you.
So just come back,
we'll make it better.
So just come back,
I'll make it better than it ever was.
I'll make it better than it ever was.

(I want it all, don't leave right now.
I'll give you everything.)


INI LAGU AWESOME BANGET LOOOH :)))  HEAR THIS YA!

Rabu, 29 Februari 2012

Wish You Were Here - AVRIL LAVIGNE

I can be tough
I can be strong
But with you, It's not like that at all

Theres a girl who gives a shit
Behind this wall
You just walk through it

[refrain]
And I remember all those crazy thing you said
You left them running through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

All those crazy things we did
Didn't think about it just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here

Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here.

I love the way you are
It's who I am don't have to try hard
We always say, Say like it is
And the truth is that I really miss

[refrain]
All those crazy thing you said
You left them running through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

All those crazy things we did
Didn't think about it just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here

Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here.

[bridge]
No, I don't wanna let go
I just wanna let you know
That I never wanna let go
Let go, Oh, Oh,

No, I don't wanna let go
I just wanna let you know
That I never wanna let go
Let go, Let go, Let go...

[chorus]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Here, Here, Here
I wish you were here

Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
Near, Near, Near
I wish you were here 
 
for the bringer 3/4 of my heart
with LOVE♥

Senin, 20 Februari 2012

Tentang AKU dan Si Penyebab Rinduku

Entah, ini sudah keberapa kalinya aku membuat notes. Yang pasti isi dan tujuannya adalah tentang KAMU.

Berawal dari ketidak tahuanku, dan ketidak tahuanmu. Kita sama-sama dipertemukan oleh jejaring sosial Facebook. Hahaha. Ini konyol, aku menambahkanmu sebagai teman karena kamu kakak kelasku. Padahal yaah, aku belum tahu kamu itu yang mana, maklum aku baru jadi murid di SMA favorit itu. Dan aku tidak terlalu memperhatikanmu.

Add as Friend → Confirm → selesai.

Entah tanggal berapa ditahun 2011 aku membuat status tentang mantan dari pacarku. Yang intinya aku tidak suka dengan gayanya. Haha she's like a bitch.

Dan pada saat itu juga, kamu mengomentari statusku itu! PERTAMA KALINYA.

Biasa saja. Itu yang pertama kurasakan, seperti sebelum-sebelumnya. Waktu orang lain mengomentari statusku.

Status terbaruku lainnya.
Kamu mengomentarinya lagi, mungkin kamu tahu kalau aku adalah adik kelasmu. ☺

Kita disitu saling balas membalas komenan. Saling tanya menanya, bercanda. Jujur, aku senang bisa berkenalan dengan kakak kelasku.

Disitu aku mulai mencari info-info tentangmu. Dan berhasil!

Kamu adalah anak kelas 12 ✓
Kamu teman sekelas dari kakak sepupu sahabatku ✓
Aku tahu nama aslimu siapa ✓

Terkesan sangat ambigu. Hahaha.

Lanjut, kita juga makin dekat dan akrab dari komenan-komenan kita disana. Aku memanggilmu, mas !*#?@. Aku tahu kamu bingung darimana aku tahu nama aslimu, aku bilang, aku cuma nebak aja :)
Padahal sebenarnya aku sudah mengantongi beberapa informasi tentang dirimu saat itu.

Tepat pada satu hari dimana kamu minta nomor handphoneku. Yeah! Aku seneng banget. Dan malam-malamku kulalui dengan ber-smsan ria denganmu.


Di sekolah,

Saat itu aku masih kelas 10. Dan baru masuk sekolah itu sekitar 7 bulan. Aku beberapa kali bertemu sosokmu disana, berharap kamu juga mengenali aku.


Lambat laun waktu berjalan tumbuh rasa yang aku sudah tahu itu apa. Tapi aku diam saja, memendam dan hanya membicarakannya pada sahabat-sahabatku.


Emm iya, kamu belum tahu aku yang mana kan? Meskipun kita sudah sering smsan tapi aku belum berani menyapamu lebih dulu. Aku janji, aku akan mendukungmu saat kamu tampil di pensi sekolah kita tanggal 19 Februari 2011 nanti. Dan kamu akan tahu aku.


19 Februari 2011, Gedung Senkuko

Aku belum melihatmu. Padahal kamu tahu? Sehari tanpa melihat wajahmu itu sama seperti sehari menahan kencing :D. Huehehehe.

Aku nekat! Sms kamu duluan, padahal biasanya kamu yang sms aku dulu.

Smsku waktu itu..

Aku: "kamu gak ke senkuko tah mas?"

Dia: "iya kesana dek, tp paling agak siangan cz aku mainnya siang"

Aku: "oh, makanya aku gak liat kamu. Jam berapa kesini?"

Dia: "paling jam 11an"


Jam 10.30 kamu sudah mulai kelihatan. Dan pandanganku gak pernah berpaling darimu. Suer!

Kesana kesini, mataku ngikutin kamu. Gak pernah mau kehilangan sosokmu sedetikpun.

Mondar-mandir kesana-sini, yaitu kamu :) gak pernah bisa diam. Dan tepat saat itu kamu duduk di depanku! Aku pengen banget nyapa. Tapi lagi-lagi keberanianku dikalahkan ketakutanku.

Setelah kamu pergi, aku baru berani sms kamu lagi.

Aku: "eh tadi kamu duduk didepanku kamu gak tau?"

Dia: "loh iya tah dek? Gak tau aku beneran. Gitu gak nyapa."

Aku malu....


Sekitaran jam 1 kamu mulai naik ke atas panggung, sesuai janjiku aku bakalan ndukung kamu. Aku ikut di gerombolan anak lagi-laki sebelah panggung. Sebenarnya aku malu, aku sendiri yang cewek disitu. Akhirnya aku mengajak Dina, temanku.

Kita sempet tertawa-tawa, karena mic yang kamu pegang jatuh huahahaha. Sumpah kalo inget itu aku jadi senyum-senyum sendiri.

Pertama kamu menyanyikan lagu "KAU" yang beraliran punk, kesukaanmu. Aku tahu lagu itu, tapi gak hafal. Pokoknya ikut jingkrak-jingkrak.

Lagu kedua, "Equality". Aku kaget ternyata selain bisa nyanyi, main gitar, kamu juga bisa mainin harmonika! Salut. Nambah lagi kekagumanku sama kamu. Aku lupa kalo waktu itu aku sudah punya pacar. Bahkan aku pun gak menggubris meskipun dia, sms, telfon. Otakku sudah terisi kamu.

Waktu kamu nyanyiin Equality aku dan Dina ikut bernyanyi, maklum kita sudah hafal betul dengan lagunya karena di kelas kami teman-teman sudah sering menyanyikannya.

Dengan tanpa malu aku beberapa kali mengambil gambarmu dengan handphone Sony Ericssonku. Hahaha kalo diinget-inget sekarang malu bangeeeet.

Kamu yang di atas panggung mendekati gerombolan kita yang ada di bagian pinggir. Sambil memberikan mic agar kita ikut bernyanyi. Bodohnya, Dina memanggil-manggil namamu sampai kamu menoleh ke arah kita dan Dina menunjuk-nunjuk ke arahku agar kamu tahu kalo aku yang selama ini smsan sama kamu.

Seneng banget campur malu banget. Jadi apa yaa? Hahaha.

Capek loh habis jingkrak-jingkrak. Tapi puas udah bisa nunjukin diriku yang sebenernya. ☺

Hapeku getar, sms dari kamu!!

#kaget
Dia: "aku skrg di tangga dek, km sinio"

Aku: "sudah tau aku kan mas?"

Dia: "udah, sinio selak aku pulang"

Aku: (bingung)

kata temen-temen sana aja, daripada nyesel.

Oke aku nurut mereka, aku kebawah nemui kamu. Sumpah rasanya campur aduk, baru pertama kali ngobrol sama kamu!


Malemnya, gara-gara kecapekan aku langsung tidur, hape aku charge dalam keadaan mati.
Besok nya, banyak banget sms yang masuk. Dan dua diantaranya adalah smsmu. Sumpah aku seneng banget!

Hari itu Minggu 20 Februari 2011. Aku dan temanku Ipow jalan-jalan ke ledug rumah kakaknya, disana aku cerita banyak tentangmu kemarin. Dan tanpa diduga ternyata kakaknya Ipow adalah temanmu SMP dulu. Hmm disitu aku jadi bahan olokan gara-gara kedekatanmu denganku. (˘o ˘")

Tapi disisi lain aku bingung, aku masih punya pacar tapi sejak aku kenal kamu, rasa cintaku ke pacarku hilang, habis, musnah. Ini aneh padahal masa pacaranku dan dia udah hampir menginjak usia 8 bulan.

Malam harinya hal yang aku ingin dan tidak ku inginkan akhirnya terjadi juga.

Kamu nyatain cinta ke aku!!

Aku seneng pake' BANGET.

Rasanya pengen bilang iya aja. Tapi aku juga masih mikir tentang pacarku. Sebelumnya aku sudah minta pendapat ke temen-temen aku harus gimana. Kembali lagi, itu urusanku, aku yang nentuin yang paling baik buat aku sendiri.

Aku memintamu menyatakannya lagi esok hari di sekolah. Kamu setuju.

Malam itu juga aku mengakhiri masa pacaranku dengannya. Demi kamu! Meskipun aku tahu kamu gak pernah memintanya.
Itu sudah jadi keputusanku.
Aku juga gak nyesel.

21 Februari 2011, hari jadian kita.
Esoknya, lupa jam keberapa kelasku dan kelasmu ada jam kosong.
Kamu sms aku, akan datang ke kelasku.
Aku deg-deg'an banget. Panas dingin campur aduk.
Huaaahh.. Akhirnya aku melihat batang hidungmu, kamu datang bersama temanmu.
Tambah mendidih darahku. Sampai semua teman sekelasku ikut bingung.
Akhirnya aku keluar kelas. Sambil malu-malu. Sumpah malunya gak dibuat-buat.
Kamu ngajak aku duduk di depan kelas XF. Seneng banget rasanya duduk sebelah kamu.
Kamu mulai bertanya-tanya ke aku. Bagaimana dengan pacarku? Gimana jawaban pertanyaan yang kemarin?

Disitu aku menghela nafas panjang, aku memang mancintaimu mas, sangat. Tapi secepat inikah kita melanjutkan hubungan lebih dari sekedar teman?
Kamu bilang, kita jalanin aja dulu, kalo aku gak srek sama kamu, aku bisa langsung memutuskan hubungan kita. Dengan nafas yang panjang lagi akhirnya aku mengangguk. Iya.

Kamupun tersenyum, tapi hatiku lebih tersenyum lagi. Aku bahagia, bisa berpacaran denganmu, yang notabenenya banyak yang ngefans. Aku beruntung lho saat itu. Aku juga gak tahu kenapa kamu malah memilih aku?

Ternyata hubungan kita gak selamanya lurus, 1 bulan berjalan sering ada pertengkaran yang berujung baikan. Dan pending yang menyiksa! "Rumahmu miskin sinyal, sayang!"

Selalu itu kata-kataku ke kamu.

Hampir menginjak 2 bulan.
Perhatian yang dulu aku dapatkan darimu mulai berkurang sedikit demi sedikit. Aku gak tahu apa yang salah dariku?
Tepat seminggu sebelum anniversary kita yang ke 2 bulan aku dapet kecelakaan. Dan kamu belum tahu itu.

Dia: "yang"

Aku: "iya apa?"

Dia: "lagi apa?"

Aku: "aku kecelakaan yang dibonceng temenku"

Dia: "loh iya ta? Dimana?"

Aku: "prempatan by pass"

Tapi yang aku dapatkan apa? Gak ada sedikitpun perhatian yang detail darimu. Sebentar, hanya beberapa sms saja. Aku merasakan betul perubahan didirimu.


18 April 2011

Seharian kamu gak sms aku sama sekali. Aku kangen kamu (ʃ˘̩̩̩_˘̩̩̩ƪ)
Kamu baru sms aku sekitaran maghrib dan ternyata kamu langsung meminta kita mengakhiri saja hubungan ini, karena kita gak sejalan lagi. Aku setuju, gak baik juga memaksakan cinta seseorang.

Kamu tahu? Aku sangat terpukul, entah apa yang aku rasakan saat itu. Bibirku tak kuasa menolak.
Aku sudah cukup sakit dengan kecelakaan tiga hari yang lalu, gak kusangka kamu malah menambah beban hatiku.

Ternyata setelah kita putus kita benar-benar bukan selayaknya teman lagi. Kita gak pernah saling sapa kalo ketemu. Kenapa denganmu? Bencikah kamu denganku? Kamu malu punya mantan sepertiku? Sakit.

Aku menyayangimu, setiap hari pikiranku tak pernah luput dari seseorang bernama indah yang telah membiarkan hari-hariku serasa sunyi. Aku sudah tahu dari awal kalau kamu memang tidak pernah bisa melupakan mantanmu. Tapi tak bisakah kamu membuka hati untuk orang lain? Untukku? Toh dia sudah bahagia dengan pacarnya. Kenapa kamu malah menyakiti dirimu sendiri?

Itu yang ku rasa dan selalu aku pikirkan dari tanggal 18 April 2011 sampai saat ini.

Aku telah menonaktifkan facebook lamaku, dan membuat facebook baru, mengubur sisa kenangan bersamamu dan berniat tidak akan meng-addmu. Aku gila, semuanya gara-gara kamu!

Aku tahu, aku terlalu memikirkanmu, membuatmu malu dengan caraku mencintaimu yang berlebihan, tapi apa kamu nggak ngaca? Kamu juga cinta mantanmu seperti aku mencintaimu kan?

Sekarang kamu membenciku, pake' SANGAT.

Aku paham.
Aku mundur.
Aku tidak akan mengganggumu lagi.
Aku janji.

1 bulan 18 hari itu sebentar lho, tapi aku merasa hatiku berhenti di kamu. Memang, setelah kamu aku berpacaran dengan 2 orang anak lain. Tapi itu nggak bisa menghapus rasaku untukmu.

Senin, 13 Februari 2012
8 hari sebelum anniversary kita yang ke 1 tahun.

Nomor XLku trouble dari pagi sampai sore. Gila banget!
Beberapa pemberitahuan dari hapeku gak aku urus. Maklumlah hari itu jadwalku padet banget, pulang sekolah aku ikut ekskul baruku, karawitan. Pulang dari sana aku dan teman-teman latihan basket sebentar lalu kita makan mie mercon.

Sampai rumah rasanya lelah. Aku berniat akan mendownload beberapa lagu dari ku. Tapi ternyata gak bisa. Terpaksa aku harus mendownload lewat komputer. Iseng-iseng aku membuka emailku karena sudah lama aku tidak membukanya. Ada sekitar 2000an pesan belum terbaca. Terbanyak adalah pemberitahuan dari Facebook.

25 pesan teratas ku delete.

Hingga ada 25 pesan lagi yang harus aku delete ada nickname akun facebookmu yang sudah gak asing lagi di mataku.

%&*!#@@+$*#?$+@#*$\÷=@+$*# ingin menjadi teman anda.

Aku kaget setengah mati! Langsung kuurungkan niatku menghapus semua pesan emailku. Mataku tertuju pada Facebook. Aku log in setelah itu melihat pada permintaan pertemanan. Memang benar! Disitu ada kamu! Kamu menambahkanku sebagai teman? Kamu kan ilfeel denganku? Bagaimana bisa.

Aku bingung bukan kepalang, sms sahabat-sahabatku, ganti PM ввм
Semua gak ngasih aku solusi aku harus gimana. Hanya dua pilihan.
Konfirmasi atau membiarkanmu membusuk disitu.

Malam itu aku meminta pendapat pada kakak-kakak kelasku yang juga temannya. Mereka menyarankan agar aku menerima. Oke aku terima. Tapiii.....

Kamu membatalkannya!! Ya اَللّهُ kebahagiaanku hilang seketika.
Kita mungkin gak akan pernah bisa baikan. Sampai kapanpun, mungkin itu tadi hanya kekeliruan atau ulah jahil temanmu yang sengaja menambahkanku sebagai teman facebookmu.

Hari ini tepat setahun tanggal jadian kita.

Pasti kamu lupa.
Pasti kamu gak perduli.
Karena kamu gak pernah menganggapku.
Gak masalah.
Itu hakmu.
Itu sudah seperti selayaknya.

Pesanku:
Jaga diri yaa.. Jangan ngecewakan ibumu. Lihat beliau yang rela kerja demi kamu. Jangan kecewain Alm. ayahmu juga, mereka pasti seneng kalo kamu jadi orang yang berhasil. Kamu pasti bisa asal kamu tinggalin tuh perilaku-perilaku burukmu. Tapi maaf aku gak bisa memberimu motivasi kayak dulu. Tapi tenang doaku di nadimu :)

Kamu bisa kembali padaku sesuka hatimu, aku selalu menunggumu kok. Sampai aku gak kuat lagi nunggu kamu. :")
Aku juga berdoa kelak kita akan dipertemukan lagi. Jika kita sama-sama telah sadar. Hehehe.



*dari yang tidak pernah berhenti menangisimu
With ♡